The majestic Dome of the Rock with its stunning golden dome in Jerusalem.

Dari Petra ke Aqsho: Kisah Cinta dan Iman Pasangan Muda dalam Perjalanan Suci

Cinta, Iman, dan Jejak Para Nabi: Kisah Pasangan Millennial Bersama Pusat Umroh

Sejak awal menikah, Dika dan Rani punya impian sederhana tapi penuh makna: “Kita ingin umroh bareng, bukan cuma wisata tapi perjalanan spiritual yang bisa kita kenang seumur hidup.”
Impian itu akhirnya terwujud saat mereka mendaftar ke Pusat Umroh untuk paket Umroh Plus Aqsho.

Dika, 29 tahun, adalah pekerja kreatif yang sibuk dengan proyek digitalnya. Rani, 27 tahun, seorang content creator yang suka mengabadikan perjalanan mereka. Tapi kali ini, mereka sepakat: perjalanan ini bukan untuk konten — ini untuk hati.
Dan begitu Pusat Umroh menjelaskan rute perjalanan: Jordan – Palestina – Makkah – Madinah, keduanya langsung mantap. “Ini bukan sekadar ibadah, tapi perjalanan menemukan makna hidup,” kata Rani.

City Tour Jordan: Menyusuri Keajaiban Petra dan Laut Mati

Hari pertama di Jordan menjadi pembuka kisah yang indah. Dengan semangat muda, mereka ikut city tour bersama rombongan Pusat Umroh.
Begitu tiba di Petra, Dika terdiam lama di depan tebing batu berwarna merah muda yang menjulang tinggi. “Kayak di film, tapi ini nyata,” ujarnya kagum.

Rani menggenggam tangannya dan berbisik, “Mas, di sini pernah lewat Nabi Harun عليه السلام, ya?”
Pemandu lokal mengangguk dan mulai bercerita tentang sejarah panjang tempat itu. Mereka berdua mendengarkan dengan mata berbinar — bukan hanya karena keindahan, tapi karena merasa sedang menapak jejak para nabi.

Setelahnya, mereka menuju Laut Mati. Rani tertawa kecil saat melihat Dika mencoba berbaring di air tanpa tenggelam. “Aneh banget, tapi keren!” katanya sambil merekam video pendek untuk kenangan pribadi. Namun di tengah tawa, mereka juga diingatkan tentang kisah kaum Nabi Luth عليه السلام yang menjadi peringatan agar manusia tidak sombong di hadapan Allah سبحانه وتعالى.

City tour Jordan bersama Pusat Umroh membuat mereka sadar bahwa setiap tempat menyimpan hikmah, bukan sekadar pemandangan.

Palestina: Air Mata di Masjidil Aqsho

Perjalanan berlanjut ke Palestina — bagian yang paling dinantikan. Begitu rombongan melintasi perbatasan, Rani tak bisa menahan haru. “Kita benar-benar akan sujud di Masjidil Aqsho,” katanya sambil mengusap air mata.

Saat pertama kali melihat kubah emas berkilau di bawah sinar matahari, keduanya saling berpandangan dan tersenyum — tanpa kata, hanya rasa syukur yang menyesak di dada.

Mereka shalat berjamaah di Masjidil Aqsho, lalu berjalan menyusuri area sekitar sambil mendengarkan kisah Isra’ Mi’raj Rasulullah ﷺ.
Rani menggenggam tangan Dika erat. “Rasanya kayak Allah سبحانه وتعالى benar-benar deket banget, Mas…”
Dika mengangguk, dan di momen itu, keduanya merasa perjalanan ini bukan hanya memperkuat iman, tapi juga memperdalam cinta di antara mereka.

Pusat Umroh juga mengajak jamaah mengunjungi Hebron, tempat dimakamkannya Nabi Ibrahim عليه السلام, serta Bethlehem, tempat lahir Nabi Isa عليه السلام. Setiap tempat membuat mereka merenung, bahwa cinta sejati bukan hanya tentang saling memiliki, tapi juga saling menuntun menuju kebaikan dan ketakwaan.

Umroh di Makkah dan Madinah: Cinta yang Bertumbuh di Tanah Suci

Dari Palestina, rombongan melanjutkan ke Makkah Al-Mukarramah untuk menunaikan ibadah umroh. Saat pertama kali melihat Ka’bah, Rani langsung menangis. Dika memeluk bahunya pelan dan berkata, “Akhirnya kita sampai juga, Ran…”

Thawaf dilakukan dengan khusyuk. Di setiap putaran, mereka berdoa agar rumah tangganya selalu dilindungi dan diberkahi. Setelah sa’i dan tahallul, mereka berdua merasa lega, seperti baru saja lahir kembali dengan hati yang bersih.

Perjalanan Umroh Plus Aqsho berlanjut ke Madinah Al-Munawwarah. Saat berziarah ke makam Rasulullah ﷺ, Rani tak kuasa menahan air mata lagi. Ia berbisik, “Ya Rasulullah ﷺ, semoga keluarga kecil kami bisa selalu meneladani akhlakmu.”

Dika yang biasanya cuek pun menunduk, larut dalam doa. Ia sadar, Umroh Plus Aqsho ini bukan hanya perjalanan fisik, tapi perjalanan spiritual yang membuatnya menjadi suami yang lebih lembut dan beriman.

Mengapa Pasangan Millennial Cocok dengan Umroh Plus Aqsho dari Pusat Umroh

Bagi pasangan muda seperti Dika dan Rani, Pusat Umroh bukan sekadar travel, tapi partner perjalanan ibadah yang profesional. Itinerary-nya rapi, penginapan nyaman, makanan halal terjamin, dan ada pembimbing rohani yang mendampingi setiap sesi ibadah.

Selain itu, Umroh Plus Aqsho sangat cocok untuk generasi muda yang ingin lebih dari sekadar umroh biasa. Dengan city tour Jordan dan Palestina, mereka bisa mendapatkan pengalaman spiritual dan sejarah Islam yang luar biasa.

“Rasanya beda banget,” ujar Dika. “Kalau cuma umroh, kita bersyukur. Tapi kalau Umroh Plus Aqsho, kita bersyukur sekaligus tercerahkan.”

Penutup: Cinta, Iman, dan Rindu yang Tak Akan Pernah Usai

Sekembalinya ke Indonesia, Dika dan Rani membawa lebih dari sekadar foto dan oleh-oleh. Mereka membawa rasa damai yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Mereka sadar, Umroh Plus Aqsho telah menumbuhkan cinta yang lebih dalam — bukan hanya kepada pasangan, tapi juga kepada Allah سبحانه وتعالى.

“Umroh Plus Aqsho itu seperti kisah cinta tiga bab: Jordan adalah awalnya, Aqsho adalah perjalanan, dan Makkah-Madinah adalah akhirnya,” kata Rani sambil tersenyum.

Dan kini, setiap kali mendengar nama Pusat Umroh, mereka tahu — di sanalah semua kisah ini dimulai: kisah tentang cinta, iman, dan perjalanan menuju keberkahan.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *